Posted by: catatansangraja | March 8, 2010

JENIS PENGANGGURAN

Pengangguran
adalah Golongan angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru

Penyebab terjadinya pengangguran, antara lain :
Pertumbuhan penduduk yang cepat
Menurunnya tingkat permintaan tenaga kerja
Angkatan kerja tidak mampu memenuhi kualifikasi yang diminta oleh dunia kerja
Perkembangan teknologi tidak diimbangi oleh ketrampilan dan pendidikan
Tidak adanya kecocokan upah
Tidak memiliki kemauan wirausaha
Ketidakberhasilan sektor industri kecil
Ketidakstabilan keadaan perekonomian, politik dan keamanan negara
Kurangnya informasi mengenai lowongan kerja

a. Jenis Pengangguran Menurut Sebab terjadinya
1. Pengangguran siklis/konjungtur :
disebabkan oleh siklus ekonomi atau merosotnya kegiatan perekonomian, misalnya : terjadinya krisis ekonomi global membuat banyak perusahaan bangkrut yang berimbas pada PHK karyawan
Cara mengatasi :
Peningkatan daya beli masyarakat
Mengarahkan permintaan masyarakat untuk membeli barang dan jasa
Memperluas pasar barang dan jasa
Mengatur suku bunga bank agar tidak terlalu tinggi

2. Pengangguran struktural:
disebabkan oleh perubahan struktur ekonomi suatu negara, misalnya: perubahan dari sektor agraris ke industri sehingga terjadi pengangguran di sektor agraris
Cara mengatasi :
Pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
Mendirikan industri padat karya
Meningkatkan mobilitas modal dan tenaga kerja
Memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sektor yang berlebihan ke tempat dan sektor yang kekurangan

3. Pengangguran Teknologi:
disebabkan adanya modernisasi /kemajuan teknologi dalam berproduksi, misalnya : pabrik yang dulu menggunakan tenaga kerja manusia diganti dengan mesin mesin, akibatnya mengurangi tenaga kerja manusia
Cara mengatasi :
Mempersiapkan masyarakat untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dengan cara memasukkan materi kurikulum pelatihan teknologi di sekolah.
Pengenalan teknologi sejak dini
Pelatihan tenaga pendidik untuk penguasaan teknologi

4. Pengangguran Friksional:
disebabkan adanya kesulitan temporer, yaitu pergeseran yang tiba-tiba terjadi pada penawaran dan permintaan tenaga kerja sehingga sulit mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja yang ada. Misalnya : pekerja yang berkeinginan memperoleh pekerjaan yang lebih baik, selama proses seleksi ia akan menunggu maka ia dapat dikategorikan sebagai pengangguran friksional
Cara mengatasi :
Memberikan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja
Menyusun rencana penggunaan tenaga kerja sebaik mungkin
Memberikan bantuan pinjaman lunak untuk UKM

5. Pengangguran Musiman :
disebabkan adanya pergantian/perubahan musim, biasanya terjadi di daerah pertanian, misalnya : petani yang menunggu musim panen, maka ia akan menganggur untuk sementara waktu
Cara mengatasi :
Pemberian informasi yang jelas tentang adanya lowongan kerja pada bidang lain
melakukan pelatihan keterampilan tenaga kerja di waktu luang
mengadakan pelatihan kerja

6. Pengangguran Voluntary/sukarela :
disebabkan adanya orang yang sebenarnya masih dapat bekerja tetapi dengan sukarela tidak bekerja, sebab ia memperoleh penghasilan dari harta/kekayaan mereka, misalnya: seorang yang menyewakan rumah
Cara mengatasi :
Menarik Investor baru
Pengembangan transmigrasi
Memberikan bantuan pinjaman lunak untuk UKM

7. Pengangguran Deflasioner :
disebabkan karena lowongan pekerjaan tidak cukup untuk menampung pencari kerja
Cara mengatasi :
Pelatihan tenaga kerja
Menarik investor baru
Pengembangan transmigrasi

b. Jenis Pengangguran Menurut Sifatnya
1. Pengangguran Terbuka
adalah orang yang sama sekali tidak bekerja dan tidak berusaha mencari pekerjaan

2. Setengah Menganggur
adalah orang yang bekerja tetapi tenaganya kurang termanfaatkan diukur dari jam kerja, produktivitas kerja, dan penghasilannya, misalnya :
-pekerjaan yang seharusnya dilakukan 2 orang dikerjakan 4 orang, berarti 2 orang diantaranya adalah setengah menganggur
– orang yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu dapat dikatakan setengah menganggur

3. Pengangguran Terselubung
tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu, misalnya : seorang sarjana yang bekerja sebagai tukang parkir mobil

Menghitung angka pengangguran
Menggunakan rumus :
Jumlah pengangguran
Angka pengangguran = ———————- ——————————— x 100 %
jumlah angkatan kerja

contoh Soal :
Jumlah pengangguran di RT 5 RW 3 Wonokromo adalah 900 jiwa dan jumlah angkatan kerjanya 4.500 jiwa. Hitunglah angka pengangguran !

Jawab :

Angka pengangguran :

jumlah pengangguran
= ————————————- x 100%
Jumlah angkatan kerja
900

= ——————– x 100 %
4.500

= 20 %

Dampak-dampak Pengangguran
1.Dampak Ekonomi , antara lain :
menurunnya tingkat pendapatan masyarakat
menurunnya hasil produksi
terhambatnya pertumbuhan ekonomi
penghasilan pajak negara menurun.

2. Dampak Sosial , antara lain :
naiknya tingkat kriminalitas
naiknya jumlah orang stres
naiknya jumlah orang bunuh diri

3. Dampak Individu dan Keluarga, antara lain :
retaknya hubungan keluarga
turunnya status sosial,
hilangnya harga diri,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: