Posted by: catatansangraja | March 8, 2010

KUALITAS TENAGA KERJA DAN SISTEM UPAH

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja :

1. Melalui sektor formal, contohnya:
a. melalui pendidikan di sekolah

2. Melalui sektor informal, contohnya:
a. magang di perusahaan
b. kursus / pelatihan kerja
c. perbaikan gizi

Sistem Upah
Sistem upah merupakan kebijakan dan strategi yang menentukan kompensasi yang diterima pekerja.
Kompensasi merupakan bayaran atau upah yang diterima oleh pekerja sebagai balas jasa atas hasil kerja mereka.
Bagi pekerja, masalah sistem upah menjadi penting karena menyangkut keberlangsungan dan kesejahteraan hidup mereka
Bagi perusahaan, upah menjadi biaya yang paling besar dalam biaya operasi sehingga dapat menjadi penentu harga produknya di pasaran
Konsekuensi logis dua kepentingan tersebut – sistem upah harus sesuai dengan kebutuhan pekerja dan kemampuan perusahaan. Oleh karena itu digunakan Upah Minimum Regional (UMR).

Sistem Upah di Indonesia
Upah menurut waktu , upah yang didasarkan pada lamanya bekerja seseorang, co: upah harian, mingguan, bulanan
Upah Prestasi , upah yang didasarkan pada hasil-hasil prestasi kerja karyawan
Upah Skala , upah berdasarkan perubahan hasil produks
Upah Indeks , upah berdasarkan perubahan-perubahan harga barang kebutuhan sehari-hari
Upah Premi , upah selain diterima setiap bulan juga ditambah dengan premi yang diterima setiap akhir tahun
Upah Co-partnership, upah yang berdasarkan kepemilikan saham karyawan
Upah Komisi , upah berdasarkan persentase hasil penjualan

Fasilitas dan Tunjangan Pekerja
Selain menerima gaji, pekerja biasanya juga menerima berbagai fasilitas-fasilitas dan tunjangan kerja
Tunjangan dan fasilitas ini merupakan kompensasi tidak langsung yang diberikan perusahaan kepada karyawannya.
Ada beberapa tunjangan yang diberikan langsung seperti Asuransi, namun ada juga tunjangan yang diganti oleh perusahaan dalam bentuk uang, misalnya uang kuliah yang dibiayai perusahaan.
Biasanya tunjangan yang diterima pekerja bernilai sepertiga dari total upah dan gajinya
Karena menambah penghasilan maka dalam perhitungan pajaknya, tunjangan dan fasilitas dianggap sebagai Penghasilan Kena Pajak.

Perbedaan Upah
Faktor-faktor yang menentukan perbedaan upah adalah :
Perbedaan tingkat pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki
Perbedaan pengalaman kerja
Jumlah keuntungan perusahaan
Besar kecilnya perusahaan
Tingkat efisiensi dan manajemen perusahaan
Keberadaan serikat pekerja
Kelangkaan tenaga kerja dan resiko kerja

Usaha-usaha meningkatkan kesempatan kerja yang dilakukan pemerintah
Menggalakkan pendidikan SMK
Mendirikan kursus-kursus
Mendirikan balai latihan kerja
Mengadakan kegiatan pembangunan yang bersifat padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja
Mendirikan usaha industri di daerah-daerah
Pengiriman TKI ke luar negeri
Program transmigrasi
Mengadakan pameran bursa kerja
Memberikan pinjaman lunak dengan bunga rendah
Membina UKM
Menggalakkan pemakaian produksi dalam negeri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: